TANJUNG SELOR-Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal A. Paliwang menerima langsung Tim Lintas Sektor Kementrian Dalam Negeri, Selasa (30/3). Bersama dengan Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP, Gubernur Zainal mengadakan rapat di ruang rapat Gubenur untuk melihat persoalan utama yang dihadapi Kalimantan Utara demi percepatan pembangunan provinsi yang juga beranda terdepan Indonesia ini.

“Ini merupakan kesempatan bagi Kalimantan Utara untuk menyampaikan apa persoalan yang dihadapi Kalimantan Utara dalam semua hal,” ungkap Wagub Yansen Saat diwawancarai Tim Diskominfo Kaltara.

Yansen memaparkan Gubernur Zainal A Paliwang menekankan pentingnya membangun infrastruktur di perbatasan negara yang dinilai masih sangat kurang dan kalah dibandingkan dengan negara tetangga.

“Yang menjadi persoalan, karena akses menuju kawasan perbatasan masih sangat rendah,” ujar Wagub Yansen menambahkan.

Dalam rapat juga turut menekankan pentingnya percepatan pembangunan wilayah Ibu Kota Provinsi Kaltara yang hingga saat ini belum resmi ditetapkan.

“Ini karena ada moratorium tanpa melihat isinya, harapan kita ada perlakuan khusus dengan standar umum yang dipakai. Kalau pemekaran yang lain mengusulkan luas wilayah, ini soal status ibu kota yang sudah ditegaskan undang-undang, harapan kita untuk segera dimekarkan,” harap mantan Bupati Malinau tersebut.

Untuk diketahui moratorium pemekaran daerah, sudah di tetapkan sejak tahun 2014. Pemerintah pusat memperpanjang moratorium tersebut pada tahun 2020 dengan alasan bertambahnya beban anggaran negara dikarenakan pandemi Covid-19. (rch)