Usai dilantik oleh Presiden Joko widodo di Istana Negara pada Senin (15/2), pasangan Drs. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum. dan Dr. Yansen Tipa Padan, M.Si. memastikan akan bekerja cepat untuk realisasi tiga sektor prioritas pada 100 hari pertama masa pemerintahan mereka. 

Pasangan ini menyatakan komitmennya terhadap tiga sektor prioritas. Sektor pertama, yakni sektor kesehatan dengan fokus kepada penanganan pandemi Covid-19. Sektor kedua, yakni pendidikan dengan memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidik dan keberlanjutan program Beasiswa Kaltara. Sektor ketiga, yakni sektor ekonomi yang menekankan pada pembangunan infrastruktur yang mendukung perikanan dan pertanian, serta penguatan UMKM dan Koperasi sebagai penggerak ekonomi rakyat di tengah pandemi Covid-19.

Selaku Gubernur Kalimantan Utara yang baru, Zainal Arifin Paliwang menuturkan akan secara serius menekan penyebaran Covid-19 di Kalimantan Utara, bahkan sampai unit pemerintahan terkecil setingkat kelurahan.  “Untuk ke depan akan dibuat posko-posko penanganan Covid-19 di setiap kelurahan,” tegas beliau.

Untuk memajukan sektor pendidikan, pembenahan fasilitas pendidikan merupakan hal yang penting terutama dengan kondisi pembelajaran daring yang dijalani peserta didik saat ini. Komunikasi intens bersama tokoh dan tenaga pendidik akan segera diagendakan.

Sektor ekonomi yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19 akan digiatkan dengan pembenahan infrastruktur dan peningkatan stimulus ekonomi melalui pengembangan kelompok UMKM dan Koperasi. “ Untuk menaikkan pendapatan rakyat, kita akan membenahi infrastruktur yang akan bisa mengangkut hasil-hasil pertanian rakyat. UMKM dan Koperasi akan kita hidupkan kembali,” sambungnya

Sejalan dengan visi untuk mewujudkan Kalimantan Utara yang berubah, maju, dan sejahtera, sejumlah langkah strategis telah disusun, diantaranya menjadikan kabupaten/kota sebagai pilar utama pemerintah provinsi. 

Kapasitas kab/kota harus ditonjolkan karena memegang peran sebagai kekuatan pembangunan di Kalimantan Utara . Hal tersebut ditekankan oleh Wakil Gubernur Kaltara, Yansen Tipa Padan dalam pernyataannya. “ Membangun Kaltara adalah bagaimana memberdayakan seluruh kekuatan yang ada di kab/kota,” ujarnya.

Sebagai sub-sistem dari pemerintahan provinsi, potensi daerah yang dimiliki oleh kab/kota perlu dikelola secara maksimal karena akan berkontribusi terhadap kemajuan Kalimantan Utara secara holistik. “Kalimantan Utara yang maju merupakan cermin kab/kota yang maju,” tambah beliau. Selain itu, untuk penampilan wajah Kalimantan Utara yang baru, pembangunan infrastruktur di perbatasan akan menjadi perhatian. Tentu saja, untuk merealisasikan capaian target tersebut, gubernur dan wakil gubernur terpilih ini sepakat membutuhkan dukungan dari jajaran pemerintahan yang mereka pimpin. Mereka bertekad akan memperbaiki sistem kinerja ASN di Kaltara dengan sistem reward and punishment yang sesuai. (HW)