BULUNGAN-Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Yansen TP secara tegas mengajak seluruh OPD untuk memahami konsep ZIYAP yang menginginkan Kaltara berubah, maju, sejahtera.

Yansen menyebut, kabupaten dan kota merupakan pilar pembangunan provinsi. ”Desa adalah penggerak pembangunan. Keberhasilan Pemrov karena ada kontribusi kabupaten dan kota,” ucap mantan Bupati Malinau tersebut.

Dalam pertemuan tertutup dengan seluruh Kepala Badan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Kepala Biro di Kantor Pemprov Kaltara, Kamis (18/2), Yansen berpesan kepada seluruh OPD untuk bisa menjalin kerjasama dan menguatkan sinergitas dengan Tim Sinkronisasi dan Percepatan Program Gubernur dan Wakil Gubernur atau yang sering disebut Tim Transisi.

“Tim Transisi janganlah ditakuti. Mereka adalah pengawal untuk mewujudkan visi dan misi ZIYAP. Tim Transisi harus mendapat support dari OPD untuk penyusunan RPJMD,” tegasnya.

Doktor alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut menambahkan, kerangka berpikir OPD harus berubah. Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2021 belum mengakomodasi kerangka pikir ZIYAP.

”Kita harus berani menghentikan program kegiatan yang tidak prorakyat. Tim Transisi harus segera menyiapkan segala hal yang berkaitan dengan kelancaran mengimplemantasikan visi misi ZIYAP,”imbuh Yansen.

Selain itu, Yansen yang lama berkiprah di dunia birokrasi meminta diadakan pertemuan dengan seluruh staf dan karyawan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam sebuah apel akbar.

”Yang berhalangan hadir bisa menggunakan akses virtual untuk mengikuti apel akbar ini!” pinta putera asli Kaltara ini.

Terakhir, Yansen juga meminta adanya ada transpransi seluruh staf dan karyawan Pemprov Kaltara. Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara meminta Inspektorat untuk lebih ketat dalam melakukan pengawasan. ”Disiplin pegawai harus ditingkatkan!” pungkasnya. (rr)