Tarakan-Dukung pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas di Kalimantan Utara (Kaltara), Gubernur Zainal A. Paliwang berikan beasiswa register kepada wisudawan dan wisudawati berprestasi jebolan Universitas Borneo Tarakan.

Hal ini disampaikan Gubernur Zainal selaku Ketua Dewan Pertimbangan Universitas Borneo Tarakan dalam Rapat Rapat Senat Terbuka Wisuda XXVIII Universitas Borneo Tarakan pada Rabu, (14/7/2021) secara daring.

“Saya sangat mengapresiasi dan bersyukur atas keberhasilan putra-putri kita. Kepada anak-anak ku (wisudawan-wisudawati, red) yang lulus dengan predikat cumlaude akan saya berikan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 (register, red),” ujarnya secara virtual melalui Zoom Meeting.

Di sisi lain, Nurnita Sari sebagai salah satu penerima predikat cumlaude dengan IPK 3,82 di Universitas Borneo Tarakan ini mengaku bahwa dukungan dari Gubernur Zainal merupakan hal yang belum sempat terpikirkan sebelumnya.

“Saya sangat senang sekali, awalnya saya tidak ada pikiran untuk lanjut ke S2. Di kampus saya (Universitas Borneo Tarakan, red) memang baru saja membuka jenjang S2 untuk jurusan pertanian, itu harganya sangat tinggi kalau dilihat dari pendapatan keluarga,” beber wanita yang kerap disapa Nita ini.

“Tapi berkat dukungan bapak gubernur saya dapat melanjutkan pendidikan saya ke jenjang yang lebih tinggi melalui beasiswa yang ditawarkan tadi,” tambahnya.


Nurnita Sari, salah satu lulusan terbaik Universitas Borneo Tarakan pada wisuda XXVIII di Tarakan, Rabu (14/7/2021) kemarin.

Wanita asal Kecamatan Tanjung Selor ini berpesan agar seluruh pelajar di Bumi Benuanta tidak berputus asa dalam mengejar ilmu, menurutnya doa dan dukungan orang tua serta orang sekitar merupakan kunci utama dalam meraih kesuksesan.

“Saya dulunya lulusan SMK Negeri 1 Tanjung Selor dengan jurusan akuntansi, ini berbanding terbalik dengan jurusan sekarang. Memang harus beradaptasi dari awal, tapi berkat doa dan dukungan dari orang tua itu bukan hal yang sulit,” ujarnya.

“Terus kejar semua mimpi yang kita punya, jangan patah semangat karena masalah apa pun di sekitar kita pasti dapat diatasi,” tambah Nita.

Tidak hanya Nita yang merasakan kegembiraan tersebut, Tirta selaku sang ayah juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah yang mau membantu melanjutkan pendidikan putri pertamanya ini.

“Saya ini penjual batagor di Tanjung Selor dan istri saya adalah seorang ibu rumah tangga, anak kesayangan kami telah mengharumkan nama keluarga. Beasiswa dari pemerintah itu sangat membantu kami. Sekarang lagi pandemi Covid-19, jualan jadi sepi,” ujarnya.

“Kalau Nita mau melanjutkan pendidikan dengan biaya sendiri, itu saya masih belum bisa. Kalau mendapatkan beasiswa dari Bapak Gubernur keputusannya saya kembalikan kepada anak kami, tapi saya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah,” tambahnya sambil tersenyum bahagia.(saq/dkispkaltara)