Tanjung Selor-Kalimantan Utara (Kaltara) adalah salah satu provinsi yang menjadi lokasi kunjungan kerja Syahrul Yasin Limpo selaku Menteri Pertanian Republik Indonesia, berbagai macam sektor pertanian ditinjau langsung dengan didampingi oleh Gubernur Zainal A. Paliwang dan Wakil Gubernur Yansen TP.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Zainal dan Wagub Yansen mengajak Syahrul serta rombongan untuk melakukan pemeriksaan pelepasan ekspor sebanyak 28 ton atau sekitar Rp1.26 miliar yang akan dikirim ke Vietnam.

Malihat hal ini, Syahrul mengaku sangat bersyukur karena Kaltara memiliki banyak sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk memberi kesejahteraan kepada masyarakat.

“Saya sangat bersyukur karena matahari kita cukup, air kita ada, jadi tentunya tinggal memperbanyak orang dan dikuatkan lagi metode pertanian secara bertahap dan berkesinambungan,” ujar mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini saat diwawancarai di Gedung Gabungan Dinas, Tanjung Selor, Sabtu (11/9).

“Besar harapan saya tahapan-tahapan itu dapat dilakukan. Oleh karena itu saya bersama dengan Bapak Gubernur bersepakat untuk mencoba mengakselerasi semua potensi yang ada di sini, baik dari segi peternakan, perkebunan, bahkan tanaman pangan dan horti (hortikultura, red) yang mungkin bisa kita lakukan,” tambahnya lagi.

Selain lada, Kaltara juga miliki ekspor rempah lainnya seperti kakao biji dari Kabupaten Nunukan yang dibawa ke Malaysia, kerel kelapa sawit dari Kabupaten Berau yang diekspor ke Malaysia, serta serbuk kulit kayu bakau dari Kabupaten Berau yang di bawa ke Filipina.(saq/dkispkaltara)