Tanjung Selor-Usahakan peningkatan perlindungan anak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) adakan Penguatan Jejaring Antarlembaga Penyedia Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Kewenangan Provinsi.

Kegiatan yang dibuka oleh Gubernur Zainal A. Paliwang melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara Suriansyah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dalam sebuah pelatihan kepada para aktivis Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

“Saya sangat mengapresiasi terlaksanakannya kegiatan ini dan berharap aktivis PATBM dapat mewadahi serta mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan masyarakat dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak,” ujarnya saat membuka acara ini di Ruang Rapat Sekretaris Daerah pada Jumat, (9/7).

Ia menjelaskan bahwa usaha pemerintah dalam mengupayakan peningkatan perlindungan anak sudah sangat banyak, namun hal itu masih bersifat parsial dan belum dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan keluarga, anak, serta masyarakat.

“Oleh karena itu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia menggagas sebuah gerakan PATBM seperti membuat gerakan perlindungan anak yang dikelola oleh sekelompok orang yang tinggal di suatu wilayah,” jelasnya.

“Awalnya dibentuk dan dilatih fasilitator PATBM tingkat provinsi, mereka akan membentuk aktivis-aktivis PATBM tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan. Nanti secara perlahan akan dikembangkan pendekatan yang bersifat pertisipatif dalam memberikan peran kepada para aktivis,” tambahnya.

Suriansyah juga berharap agar kegiatan yang berlangsung secara daring ini dapat meningkatkan pemahaman dan menguatkan komitmen dalam menjaga kepentingan perlindungan anak di Bumi Benuanta.(saq/dkispkaltara)