Tanjung Selor, Berdasarkan hasil pantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) Badan Pusat Statistik pada Bulan Juli 2020, bahwa Indonesia mengalami deflasi sebesar -0,10 persen selama Juli 2020. Sebelumnya, pada Juni 2020 Indonesia ada pada kondisi inflasi 0,18 persen. Perkembangan harga berbagai komoditas di Bulan Juli 2020 secara umum menunjukkan adanya penurunan…. Deflasi terjadi karena harga komoditas atau harga pangan pada umumnya mengalami penurunan yang cukup dalam terutama pada komoditas bawang merah, bawang putih, serta beberapa komoditas lainnya kecuali harga emas tidak mengalami penurunan, sehingga inflasi di berbagai negara ikut mengalami perlambatan bahkan mengarah ke deflasi. Dari hasil pantauan IHK yang dilakukan pada 90 kota di Indonesia, 29 kota mengalami inflasi dan 61 kota lainnya mengalami deflasi. Kota Tarakan ada pada urutan ke 13 inflasi, sementara Kota Tanjung Selor berada pada urutan ke 68 inflasi. Inflasi tertinggi terdapat pada kota Timika sebesar 1,45 persen dan inflasi terendah terdapat pada kota Banyuwangi dan Jember masing-masing sebesar 0,01 persen. Sedangkan deflasi tertinggi terdapat pada kota Manokwari sebesar -1,09 persen dan deflasi terendah terjadi di empat kota yaitu Gunung Sitoli, Bogor, Bekasi, Luwuk, dan Bulukumba masing-masing 0,01 persen. Dengan demikian, tingkat inflasi dari Januari ke Juli 2020 sebesar 0,98 persen dan Juli 2020 ke Juli 2019 sebesar 1,54 persen. Berikut adalah inflasi 12 kota di Pulau Kalimantan dimana 3 kota diantaranya mengalami inflasi dan 9 kota lainnya mengalami deflasi. Kota Samarinda inflasi sebesar 0,36 persen, Kota Sampit inflasi sebesar 0,28 persen, Kota Tarakan inflasi sebesar 0,24 persen. Dan kota yang mengalami deflasi adalah Kota Tanjung deflasi sebesar -0,08 persen, Kota Palangkaraya deflasi sebesar -0,22 persen, Kota Tanjung Selor defalsi sebesar -0,28 persen, kota Banjarmasin deflasi sebesar -0,28 persen, Balikpapan deflasi sebesar -0,30 persen, Kotabaru deflasi sebesar -0,37 persen, Pontianak deflasi sebesar -0,37 persen, Sintang deflasi sebesar -0,43 persen dan Singkawang deflasi sebesar -0,45 persen.(Bid.Statistik/els)

Sumber : BPS Kaltara