Tanjung Selor, Pada bulan September 2019, jumlah penduduk miskin di Kalimantan Utara sebesar 48,61 ribu atau sebesar 6,49 persen. Jika dibandingkan dengan kondisi Maret 2019 dengan total jumlah penduduk miskin sebesar 48,78 ribu atau sebesar 6,63 persen, maka terjadi penurunan tingkat kemiskinan sebesar 0,14 persen dan secara absolut berkurang 0,2 ribu orang. Namun kondisinya akan berbeda jika dibandingkan dengan kondisi penduduk miskin yang ada di wilayah perdesaan. Karena jumlah penduduk miskin di wilayah perdesaan masih lebih besar 9,00 persen pada bulan September 2019 dibandingkan dengan penduduk miskin yang berada di wilayah perkotaan dengan presentase sebesar 4,86 persen. Pola ini sama dengan kondisi pada bulan Maret 2019 dimana penduduk miskin di perdesaan lebih tinggi 9,02 persen di bandingkan dengan penduduk miskin yang berada di wilayah perdesaan dengan presentase sebesar 4,86 persen.

Secara absolut maupun presentase jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan mengalami penurunan, namun penduduk di wilayah perdesaan justru mengalami peningkatan. Selama periode Maret 2019 hingga September 2019 Penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 0,8 ribu orang dari 22,88 ribu orang pada kondisi Maret 2019 menjadi 22,06 ribu orang pada September 2019 atau secara presentase turun sebesar 0,24 persen dari 5,10 persen menjadi 4,86 persen. Sementara penduduk miskin di daerah perdesaan mengalami kenaikan sebnayak 0,7 ribu orang dari 25,90 ribu orang pada kondisi Maret 2019 menjadi 26,55 ribu orang pada September 2019 atau secara presentase turun 0,02 persen dari 9,02 persen menjadi 9,00 persen.

(Bid. Statistik/els)

Sumber : BPS Kalimantan Utara