TANJUNG SELOR – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Dr. Bustan, S.E.,M.Si. mengatakan peningkatan produktivitas pertanian sangat penting, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan bahan pangan berkualitas, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan sosial di daerah.

Hal ini disampaikannya saat mengikuti kegiatan Webinar Nasional Potensi Sumber Daya Lahan Pertanian Kaltara yang diinisiasi oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Se-Indonesia (ICMI) Muda Kaltara di Ruangan Command Center, Senin (5/2).

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kaltara, mengucapkan selamat datang kepada kita semua yang hadir dalam acara webinar nasional yang sangat penting ini dengan tema yang menarik, yaitu Potensi Sumberdaya Lahan Pertanian Provinsi Kalimantan Utara,” ucapnya

Ia mengatakan, mengapresiasi agenda ini. Sebab tidak hanya menambah informasi, tetapi juga sebagai upaya memperkuat sektor pertanian di daerah.

“Kita sadari, bahwa pentingnya pembangunan pertanian tidak hanya karena potensi sumber daya alam yang besar dan juga pangsa terhadap pendapatan nasional yang cukup besar, tetapi juga karena perannya yang sangat vital bagi penyediaan pangan untuk masyarakat,”kata Bustan.

Ia mengungkapkan, Provinsi Kaltara memiliki potensi yang sangat besar dalam sektor pertanian. Lahan yang luas, iklim tropis yang mendukung, serta kekayaan alam yang melimpah, menjadikannya memiliki keunggulan yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan sektor pertanian.

“Pentingnya ketahanan pangan serta pembangunan pertanian juga tergambar dari kebijakan yang telah kami tetapkan, yakni Peraturan Daerah Provinsi Kaltara nomor 3 tahun 2023 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan, di mana dalam Peraturan tersebut Pemerintah telah menetapkan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) Provinsi Kaltara seluas 151.437,14 HA dan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Kaltara seluas 10.776,33 HA,” katanya

Ia berharap dalam webinar ini, dapat merangkum potensi sumber daya lahan pertanian yang dimiliki Kaltara, dengan harapan dapat menciptakan langkah-langkah strategis untuk pengembangan lebih lanjut.

“Kita perlu mengoptimalkan lahan pertanian yang tersedia dengan menerapkan praktikpraktik pertanian yang modern, pemilihan komoditas yang tepat, penggunaan teknologi pertanian yang inovatif, serta pengembangan infrastruktur yang mendukung. selain itu, kita juga harus menjaga keberlanjutan dan kelestarian lingkungan dalam pengembangan sektor pertanian,” tuntasnya.

Untuk itu, pengelolaan lahan yang bijaksana, penggunaan irigasi yang efisien, serta praktik pertanian organik atau ramah lingkungan menjadi faktor penting untuk mencapai kesuksesan jangka panjang di bidang pertanian. (dkisp)