Tanjung Selor, Jika Bulan Juni 2020 Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Utara mengalami penurunan, maka berbeda dengan Juli 2020 dimana NTP Provinsi Kalimantan Utara meningkat sebesar 102,04 atau naik 0,90 persen. Peningkatan NTP disebabkan oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) lebih tinggi dibandingkan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib). NTP per sub sektor Provinsi Kalimantan Utara Juli 2020 yaitu Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 99,98 ; Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) sebesar 96,13 ; Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) sebesar 109,24 ; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) sebesar 101,72 dan Nilai Tukar Nelayan dan Pembudidaya Ikan (NTNP) sebesar 103,32. Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Kalimantan Utara Juli 2020 sebesar 104,02 atau naik 0,59 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. Kondisi ini berpengaruh ke NTP secara nasional dimana Kaltara ada pada posisi 10 dari hasil pantauan NTP di 34 provinsi dan ke 3 di pulau Kalimantan. NTP adalah perbandingan indeks harga yang diterima petani (It) terhadap indeks harga yang dibayar petani (Ib). NTP merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP juga menunjukkan daya tukar (terms of trade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.(Bid.Statistik/els)
Sumber : BPS Kaltara