Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Gabungan Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor) pada Agustus 2020 terjadi inflasi sebesar 0,17 persen. Sementara itu Kota Tarakan mengalami inflasi sebesar 0,35 persen dan Kota Tanjung Selor mengalami deflasi sebesar -0,53 persen. Untuk inflasi tahun kalender Kaltara (Gabungan Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor) mengalami kenaikan sebesar 0,77 persen, Kota Tarakan sebesar 0,72 persen, dan Kota Tanjung Selor sebesar 0,97 persen. Untuk inflasi tahun ke tahun Kaltara sebesar 1,18 persen, Kota Tarakan sebesar 1,36 persen, Kota Tanjung Selor sebesar 0,48 persen . Inflasi di Kalimantan Utara dipengaruhi oleh kenaikan indeks pada kelompok transportasi sebesar 4,69 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,66 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,29 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,00 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,00 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,00 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,00 persen, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,00 persen. Sedangkan deflasi di Kalimantan Utara (Gabungan Kota Tarakan dan Kota Tanjung Selor) dipengaruhi oleh penurunan indeks pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -1,96 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar -0,14 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar -0,00 persen. (Bid.Statistik/els).