Tanjung Selor, Hasil komoditi barang non migas dari Provinsi Kalimantan Utara, seluruhnya di ekspor ke delapan negara asia. Besaran hasil komoditi dari non migas yang di ekspor adalah di sektor hasil industri sebesar 123,17 persen, sektor pertanian sebesar 53,83 persen dan sektor tambang sebesar 1,86 persen. Dan negara India merupakan negara tujuan ekspor barang komoditi non migas tertinggi dimana nilai Free On Board (FOB)nya pada bulan Desember 2019 mencapai US$ 32,74 Juta dibandingkan dengan bulan November 2019 yang hanya mencapai US$ 30,43 Juta. Negara kedua adalah Malaysia dimana pada bulan Desember 2019 mencapai US$ 21,53 Juta lebih tinggi dibandingkan dengan bulan November 2019 yang hanya mencapai US$ 13,85 Juta. Selanjutnya ada negara China, pada Desember 2019 mencapai US$ 14,07 Juta sementara pada bulan November 2019 nilai ekspor berdasarkan FOB hanya mencapai 13,89 Juta. Philippines sebesar US$ 8,29 Juta pada bulan Desember 2019 dan bulan sebelumnya yakni November 2019 hanya sebesar US$ 3,04 Juta. Jepang bulan November 2019 hanya sebesar US$ 1,76 Juta sementara pada bulan Desember 2019 naik hingga mencapai US$ 7,77 Juta. Peran kelima negara tersebut dalam ekspor Kaltara mencapai 73,88 persen terhadap total ekspor pada tahun 2019. Untuk tujuan ekspor lainnya ada negara Taiwan dimana pada bulan November 2019 ekspor hasil komoditi hanya mencapai US$ 2,67 Juta sementara pada bulan Desember 2019 naik sedikit sebesar US$ 2,82 Juta. Namun ada dua negara terjadi penurunan ekspor yakni negara Korea dan Vietnam dimana pada bulan November 2019 ekspor migas mencapai US$ 17,73 Juta untuk negara tujuan Korea sementara pada bulan Desember 2019 total ekspornya hanya sebesar US$ 7,33 Juta. Dan negara Vietnam penurunannya lebih sedikit dimana pada November 2019 tercatat sebesar US$ 2,89 Juta dan bulan Desember 2019 hanya sebesar US$ 2,82 Juta. (Bid.Statistik/els)

Sumber : BPS Kaltara